Penilaian Kualitas laporan keuangan menggunakan karakteristik kualitatif laporan keuangan pada bank PT Bank BRI

Nama    : Sri Wulandari
Kelas    : BK-5A

 Analisa Laporan Keuangan pada Bank BRI dengan menganalisa dari segi karakteristik kualitatif informasi akuntansi. Pada analisa kali ini saya mengambil contoh laporan keuangan pada bank BRI yang periodenya per tiga bulanan ( tri wulan), laporan keuangan Bank BRI ini adalah laporan keuangan pada tahun 2018 dan 2019, tepatnya laporan per 31 desember 2018 dan laporan keuangan per 31 maret 2019.

 

1.      Pertama yang akan saya bahas adalah karakteristik yang pertama, yaitu Relevansi Informasi Akuntansi, dimana kualitas suatu laporan keuangan dapat kita lihat dari metode pengukuran dan pelaporan yang dapat membantu setiap pemakai laporan keuangan yang akan mengambil keputusan, disini akan saya lampirkan keterangan dari catatan atas laporan keuangan (CALK) pada bank BRI mengenai metode pengukuran dan pelaporan yang digunakan oleh bank BRI.

 

a.      Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian

 

Laporan keuangan konsolidasian pada tanggal dan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2019 disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan peraturan Bapepam-LK No. VIII.G.7 lampiran keputusan Ketua Bapepam- LK No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.

 

Laporan keuangan konsolidasian interim disusun sesuai dengan PSAK No. 1 (Amandemen 2015), ”Penyajian Laporan Keuangan Tentang Prakarsa Pengungkapan”. BRIS (entitas anak) yang beroperasi dalam bidang perbankan dengan prinsip syariah disajikan sesuai dengan PSAK No. 101 (Revisi 2016) tentang “Penyajian Laporan Keuangan Syariah”, PSAK No. 102 (Revisi 2016) tentang “Akuntansi Murabahah”, PSAK No. 104 tentang “Akuntansi Istishna”, PSAK No. 105 tentang “Akuntansi Mudharabah”, PSAK No. 106 (Revisi 2016) tentang “Akuntansi Musyarakah” dan PSAK No. 107 tentang “Akuntansi Ijarah” yang menggantikan PSAK No. 59 tentang “Akuntansi Perbankan Syariah” yang berkaitan dengan pengakuan, pengukuran,  penyajian dan pengungkapan untuk topik tersebut, PSAK  No. 110 (Revisi 2015) tentang “Akuntansi Sukuk” dan Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI) yang diterbitkan oleh Bank Indonesia dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Laporan keuangan konsolidasian telah disajikan berdasarkan nilai historis, kecuali untuk beberapa akun yang dinilai menggunakan dasar pengukuran lain sebagaimana dijelaskan pada kebijakan akuntansi dari akun tersebut.

 

Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan dasar akrual, kecuali pendapatan dari istishna dan bagi hasil dari pembiayaan mudharabah dan musyarakah serta laporan arus kas konsolidasian. Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Untuk keperluan laporan arus kas konsolidasian, yang termasuk kas dan setara kas terdiri dari kas, giro pada Bank Indonesia dan giro pada bank lain, penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain, Sertifikat Bank Indonesia dan Sertifikat Deposito Bank Indonesia yang jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan atau kurang sejak tanggal perolehan, sepanjang tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima serta tidak dibatasi penggunaannya

 

KESIMPULANNYA

Kesimpulan yang dapat saya ambil dari catatan atas laporan keuangan diatas adalah laporan keuangan pada bank BRI sudah RELEVAN, dikarenakan bank BRI sudah memilih metode pengukuran dan pelaporan yang tepat, laporan keuangan tersebut juga disusun berdasarkan standar akuntansi keuangan Indonesia, laporan keuangan tersebut disusun dengan dasar akrual, dan laporan arus kasnya disusun dengan metode langsung, dasar pengukuran dan metode pelaporan yang telah dipilih dan ditetapkan oleh bank BRI ini adalah keputusan dari bank BRI sendiri yang mereka anggap sudah yang terbaik, sehingga hasil yang mereka peroleh pun menuai pujian dan hasil yang sangat baik.

 

2.      Karakteristik yang kedua adalah reabilitas informasi akuntansi, dimana informasi pada laporan keuangan tersebut haruslah handal, tidak menyesatkan, dapat dipercaya, dan disajikan dengan benar, berikut ini pernyataan dari catatan atas laporan keuangan( CALK).

Laporan keuangan konsolidasian pada tanggal dan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2019 disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan peraturan Bapepam-LK No. VIII.G.7 lampiran keputusan Ketua Bapepam- LK No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.

 

KESIMPULANNYA

Pada karakteristik yang kedua ini dapat disimpulkan bahwa laporan keuangan pada bank BRI ini dapat dipercaya dan disajikan dengan benar, selain laporan ini menggunakan standar akuntansi keuangan di Indonesia, sebelum laporan keuangan ini di share ke public laporan keuangan ini telah di audit, sehingga kebenaran dan keasliannya tidak perlu diragukan lagi.

 

 

3.      Karakteristik yang ketiga yaitu Komparabilitas atau daya banding dimana laporan keuangan itu dapat diperbandingkan terhadap data dari periode yang berbeda dalam satu perusahaan, atau dapat pula terhadap data atau informasi dari perusahaan sejenis

KESIMPULANNYA

Pada laporan keuangan bank BRI, laporan ini sangat bisa di bandingkan dengan laporan keuangan pada bank lain, karena bank BRI ini mempunyai kinerja yang benefid, selain produktifitas kerjanya dari tahun ketahun meningkat, mereka pasti punya keistimewaan dibandingkan bank bank lain dihati , dan bank BRI pun terus memperbaiki kinerjanya agar selalu berjaya.

 

4.      Karakteristik yang terakhir adalah konsistensi, artinya harus disajikan secara konsisten, berikut ini pemaparan dari catatan atas laporan keuangannya

 

Mata uang penyajian yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah mata uang Rupiah (Rp). Angka-angka yang disajikan dalam laporan keuangan konsolidasian, kecuali dinyatakan lain, dibulatkan dalam jutaan Rupiah.

 

Pengakuan pendapatan dan beban

a.       Pendapatan dan beban bunga, untuk aset tersedia untuk dijual serta aset keuangan dan liabilitas keuangan yang dicatat berdasarkan biaya perolehan diamortisasi, diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dengan menggunakan suku bunga efektif.

 

b.      Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian interim.

 

c.       Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar atas aset keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok tersedia untuk dijual diakui secara langsung dalam ekuitas, kecuali keuntungan atau kerugian akibat perubahan nilai tukar dari item moneter, penghentian pengakuan, dan adanya penurunan nilai dari aset keuangan tersebut.

 

KESIMPULANNYA

Laporan keuangan pada bank BRI, selain menggunakan metode pengukuran dan pelaporan yang konsisten, bank BRI juga menggunakan mata uang tetap yaitu mata uang rupiah. Selain itu Bank BRI juga konsisten terhadap pengakuan pendapatan dan bebannya disetiap periode.

 

Jadi, dari ke 4 karakteristik yang saya paparkan diatas dapat disimpulkan bahwa laporan yang di publish oleh Bank BRI ini layak dikonsumsi dan berkualitas, karena dari penjelasan diatas  dari ke 4 karakteristik itu bank BRI dapat memenuhi ke 4 karakteristik tersebut.

 


Komentar

  1. Terimakasih bisa dijadiin referensi

    BalasHapus
  2. Membantu sekali salam kenal k duhu dari nias

    BalasHapus
  3. Bagus sekali ka, dan membantu saya dalam mempelajari laporan keuangan BRI

    BalasHapus
  4. sangat informatif sekali kak, mantul

    BalasHapus
  5. Bagus banget menginspirasi sekali:v

    BalasHapus
  6. terimakasih untuk yang udah suport,

    BalasHapus
  7. Ikan hiu makan tomat keren kali, bermanfaat juga muk meninggoy

    BalasHapus
  8. Alhamdulillah, sangat membantu kami terkhusus siswa smk management

    BalasHapus
  9. Wah, bagus sekali kakak, untuk bahan bacan atau referensi

    BalasHapus
  10. Bermanfaat sekali, bisa untuk dijadikan referensi :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Akuntansi Kredit Usaha Rakyat ( KUR) Pada PT Bank Rakyat Indonesia ( Persero) Tbk